Jumat, 29 Juni 2018

Cerpen



Perempuan itu duduk lesu di atas bangku kayu. Di hadapannya ada perempuan ke dua, yang begitu melihat perempuan pertama, langsung tergerak untuk bertanya.

“Kamu pucat? Kenapa?” tanya perempuan ke dua kepada perempuan pertama di hadapannya.

Perempuan pertama mengangkat kepalanya, menatap perempuan ke dua dengan ekspresi hampir menangis. “Dia sudah punya pacar,” desahnya.

Kamis, 28 Juni 2018

Biodegradable Vacation



Satu waktu, selagi masih masa persiapan ke Raja Ampat, gue pernah terpikir untuk naik kapal Pelni buat paling nggak ke dua kota lain di Papua selain Sorong. Biak, Manokwariwilayah mana aja, yang penting kejangkau dalam jadwal libur kita yang sekitar 10 harian. Pikir gue waktu itu: Papua kan tempat bermukimnya orang-orang yang rasnya bisa dibilang paling berbeda dari wilayah manapun di Indonesia, jadi hayuklah liburan kali ini kita pake untuk belajar budaya lokal setempat, nggak mesti ke tempat-tempat bagusnya, lagian biaya trip ke Raja Ampat mahal-mahal pula, ngegembel ajalah kita di kapal Pelni, hihihi.

Senin, 28 Mei 2018

Pergi ke Selatan Raja Ampat


Setelah mengeksplor Raja Ampat bagian utara, sekarang waktunya ke Selatan! Dari Utara ke Selatan. Itu sebabnya, meskipun masih dalam wilayah Raja Ampat, kita mesti balik ke Sorong dulu. Nggak bisa langsung, begitu aja, ke Selatan. Kapal cepat ke Misool, berangkat dari Pelabuhan Rakyat Sorong. Dan beda sewaktu perjalanan ke Waisai, ke Misool butuh waktu lebih lama lagi. Kurang lebih 4 jam! Dan waktu itu molor sampe hampir menjelang maghrib.

Senin, 21 Mei 2018

Pergi ke Utara Raja Ampat



Secara garis besar Raja Ampat dibagi atas empat pulau besar: Waigeo, Misool, Batanta dan Salawati. Tanggal 5 - 12 Mei kemarin, gue berkesempatan untuk mengujungi dua di antaranya, yaitu Waigeo di wilayah utara dan Misool di wilayah selatan.