Sabtu, 03 Mei 2014

"Menyenangkan" Orang Lain

Pada umumnya, manusia senang membuat manusia lain di sekitarnya tertawa. Entah karena tingkah atau ucapan. Menjadi orang yang menyenangkan itu menyenangkan, dan kalau bisa mestinya jadi tujuan setiap orang : menjadi kebahagian bagi orang lain.


Tapi lain cerita kalau orang di sekitar kita itu menjadikan kita bahan olokan. Jadi bahan tertawaan. Ya, kita tetap berkontribusi bagi tawa orang lain. Tapi yang satu ini bukan karena kita mengucapkan suatu hal yang lucu atau bertingkah konyol yang berakhir lucu. Juga bukan yang selagi ngumpul-ngumpul suka saling ejek dan cela tapi semua orang tau sama tau itu cuma BERCANDA. Yang ini karena kita-diri kita-jadi bahan tertawaan. Biasanya soal fisik yang kurang. Atau status kejombloan seseorang. Hahaha.

Nggak ingin jadi lebay karena toh tiap manusia punya lukanya sendiri-sendiri. Bahkan barangkali begitulah seharusnya manusia dewasa berperilaku sehari-hari; nggak mengobral perasaannya. Stabil, tenang dan tersenyum di permukaan, tapi ngenes dalam hati.