Selasa, 29 Desember 2015

Tentang Limit


Mari kuberitahu satu hal tentang diriku. Ini sebuah rahasia kecil yang bahkan diriku pun baru menyadarinya. Kamu tahu, jemari kakiku akan menekuk ke bawah saat aku merasa tidak nyaman di sebuah tempat.

Jumat, 25 Desember 2015

Tentang Mengucapkan Selamat Natal


Selamat natal.... Kali ini saya tanpa ragu mengucapkan selamat natal kepada teman saya yang beragama kristen.

Rabu, 02 Desember 2015

Ngendon di Resort Prima Anyer




Yeayyy, it's my second solo travelling! Dan tercapai juga jalan-jalan ke pantai setelah edisi liburan ke Jogja awal Agustus lalu.

Sabtu, 21 November 2015

Poster Sepak Bola


Sebelum website Ripro ready, karya gue yang satu ini mejeng di sini dulu deh. Ini poster menyambut Big Match antara Manchester City versus Liverpool yang bakal kick off Minggu dini hari.

Selasa, 17 November 2015

Yang Annoying di Spectre



Petualangan James Bond, sang mata-mata Britania, berlanjut di Spectre. Baru Rabu kemaren nonton dan... harus dikatakan, mengecewakan di beberapa bagian.

Senin, 09 November 2015

Senin, 19 Oktober 2015

Tentang Jawaban Belum


Konon ada tiga jawaban dari Tuhan atas do'a-do'a hambanya: ya, tidak dan belum. Dan kali ini do'a saya pada-Nya sepertinya dijawab "belum".

Senin, 12 Oktober 2015

Get It?


Tadi pagi di Radio Jak FM, Ronal dan Tike ngebahas kata-kata kekinian yang bikin sebel ngedengernya. Tau sendiri kan sekarang banyak kata-kata gaul plus istilah-istilah populer yang berkembang-biak berkat media sosial. You name it; baper, anjiir, anjay, vroh, vangke, eksis, leh uga, lucuk, gilak, dan sebagainya, dan seterusnya.

Jumat, 11 September 2015

The Awkward Moment


Kampus gue mah kampus sejuta umat, kok dibikin joke sih? Mana ada sih UGM, UI, UNPAD, Trisakti dan UPH yang punya cabang dimana-mana. Hahaha. Tenang, bro, gue pura-pura nggak denger kok. Mayan lah yaa, nyelamatin elo dari THE AWKWARD MOMENT. Peace!

Sabtu, 05 September 2015

Fighter


Rasanya ingin terbangun pada masa itu. Saat ruang dan waktu yang kupunya tidak semenyesakkan ini. Ketika bisa kusambut akhir pekan dengan lebih lega. Dan tanpa kekhawatiran tentang hari Senin. Konyol benar mencemaskan hari Senin di Jum'at malam. Konyol benar aku.

Senin, 10 Agustus 2015

Tentang Seorang Pelari



Asal kamu tahu, aku adalah atlet lari paling jago seantero bumi. Bidang khususku adalah lari dari kenyataan. Kamu akan kaget berapa banyak situasi yang pernah kutinggal lari karena aku kebingungan. Aku butuh kepastian, dan dengan menyingkir setidaknya aku mendapat jawaban. Setidaknya aku jadi tahu bahwa aku salah menilai gerak-gerik mereka. Aku keliru menarik kesimpulan. Mereka tidak kehilangan aku ketika aku pergi. Dan itulah jawaban yang keperoleh.

Senin, 27 Juli 2015

Tentang Rasa yang Ingin Kuhalau Pergi


Aku lupa kapan tepatnya bisa mendengar suaramu saja di antara riuhnya suara-suara lain. Kalau kamu mau tahu itulah yang membuatmu teridentifikasi sel-sel otakku. Suaramu, ya, suaramu. Aku merasa akrab dengan suaramu. Setidaknya suaramu terdengar sedikit sama dengan suara seseorang yang kukenal. Dan begitu saja aku yang sedang jauh dari keluarga merasa satu langkah lebih dekat dengan rumah.

Rabu, 22 Juli 2015

Beri Aku Arti

Pernahkah kamu merasa begitu tidak berguna? Kamu mencoba segalanya tapi semuanya berakhir gagal. Hanya ibumu, ayahmu, saudaramu dan anakmu yang menjadi sumber kekuatanmu. Di luar itu yang kamu lihat hanyalah bayang-bayang kehampaan.

Bisakah kamu melihat apa yang kulihat? Bisakah kamu meraba apa yang kurasa? Aku merasa kosong dan tidak berguna. Aku merasa rendah diri dan direndahkan. Bisakah kamu... mendengarku?

*It's you

Jumat, 26 Juni 2015

Ketika Air dan Udara Adalah Barang Mewah



Kemaren iseng-iseng buka buku Dari Presiden Ke Presiden karya Benny Rachmadi waktu ada gelaran diskon di depan Gramedia. Lembar per lembar gue buka. Ada satu gambar yang cukup menarik perhatian gue dan akhirnya gue potret. Sebuah gambar yang memrepresentasikan seorang rakyat kecil sedang menatap jerigen minyak dan bola lampu sambil berpikir di masa yang akan datang kedua barang tersebut mungkin akan menjadi barang langka.

Sabtu, 13 Juni 2015

#INTROVERT Mode On

Masih dalam INTROVERT MODE ON, ini ada beberapa gambar yang saya download dari Instagram dengan tagar introvert dan introvertproblem. Mohon maaf untuk yang merasa memiliki gambar-gambar di bawah ini karena saya tidak memberi link sumber. Beberapa gambar di repost lebih dari 1 kali oleh beberapa akun sehingga sulit mengetahui sumber awal gambar-gambar di bawah ini. 

Gambar-gambar ini sangat related dengan saya, dan mungkin juga bagi Anda. Untuk yang ingin melihat lebih banyak gambar-gambar refleksi keintrovertan, bisa buka akun Instagram-nya dan search #introvert atau #introvertproblem.


Rabu, 10 Juni 2015

Sedikit Curhatan Kaum Introvert



Baru-baru ini gue baca sebuah artikel tentang keintrovertan. Pada dasarnya gue setuju dengan saran penulisnya, but, hell, rasanya sulit untuk mempraktekannya. Penulisnya bilang jangan jadikan sifat introvert sebagai alasan untuk kita tidak bergaul. Itu sama aja bilang, "saya kan bego," waktu ditanya kenapa nilai ujian kita jelek.

Senin, 11 Mei 2015

Tentang Kegalauan dan Kekecewaan



Antara tanggal 24 April hari Jum'at dan tanggal 27 April hari Senin mungkin jadi 4 hari gue yang paling galau. Dalam kurun waktu itu 3 pekerjaan menghampiri gue. Begitu dekat, menggoda, menjanjikan, tapi belum tersentuh apalagi tergenggam.

Kamis, 30 April 2015

Kavita Daswani dan Melina Marchetta



Saat gue menyukai sebuah buku, biasanya gue akan mencari karya lain dari penulis tersebut. Senin lalu gue beli 2 buku dari 2 penulis yang buku pertama mereka merupakan favorit gue. Penulis-penulis itu adalah Kavita Daswani dan Melina Marchetta.

Senin, 27 April 2015

The Avangers dan Spiderman


Sore tadi gue baru aja nonton film The Avangers : Age of Ultron di Mall Bale Kota Tangerang. Dan selama di dalam studio, gue teringat superhero dari Marvel juga yang filmnya untuk ke sekian kali gue tonton di Trans TV. Yup, Spiderman.

Senin, 20 April 2015

Jingga dan Senja : Dari Mana "Kegilaan" Ini Berawal?



Sabtu malam tanggal 18 April 2015, sambil menunggu laga Chelsea kontra Manchester United tayang di TV, saya iseng buka dashbor blogger di netbuk. Dan alangkah kagetnya saya saat melihat statistik penayangan hari ini mencapai angka di atas 150! Wow, ada apa ini?

Jumat, 17 April 2015

Senin, 13 April 2015

Film Filosofi Kopi... Sebuah Review dan Opini


Jody (Rio Dewanto) dan Ben (Chico Jerico) bersahabat sejak kecil. Keduanya bekerjasama membangun sebuah kedai kopi bernama Filosofi Kopi; Jody mengurus keuangan sementara Ben berperan sebagai barista yang meracik seluruh menu kopi di kedai tersebut. Jody yang bernaluri bisnis selalu berdebat tentang cara menaikan omset dengan Ben. Berbagai ide Jody selalu ditampik Ben. Mulai dari pasang Wifi di kedai, menggunakan gelas kertas untuk penyajian sampai ide pengurangan karyawan. Cuma satu ide yang akhirnya diiyakan Ben yaitu tidak tutup di jam makan siang.

Jumat, 13 Maret 2015

Kubang Bukan Padang



Sumatera Barat adalah sebuah provinsi. Padang adalah salah satu kota di Sumbar yang kebetulan juga merupakan ibukota. Waktu temen saya nge-chat nanya apa saya jadi pulang ke Padang, saya jawab saya pulang kampung ke Kubang bukan pulang ke Padang. Mengiyakan kalau saya pulang kampung ke Padang sama aja kayak saya bilang temen saya itu pulang kampung ke Semarang padahal kampung dia di Banjar. Nggak tepat toh?

Demo Why Me?

Berikut ini adalah video stop motion yang saya buat sebagai nilai tambah lamaran saya ke Tim Generasi 90-an yang lagi buka lowongan untuk posisi Multitasker.


video



Senin, 09 Maret 2015

Minang Ekstrovert



Orang Melayu itu mayoritas ekstrovert. Setidaknya itulah yang gue liat pas pulang kampung tempo hari. Hah! Apa mestinya gue persempit ulasannya jadi orang Minang/suku Minang? Itulah pokoknya. Hehehe.

Selasa, 24 Februari 2015

Yang Lapang Yang Sempit Di Pekanbaru



Sekian tahun dari sekarang, jika keadaannya begini terus, saya rasa Pekanbaru akan menyamai Jakarta. Bukan soal modernitasnya, tapi kesumpekannya. Aw aw aw!

Minggu, 22 Februari 2015

Dia yang Kamu Cinta dan Mencintaimu di Nagari


Berbahagialah kamu yang masih memiliki kampung halaman. Dan bersyukurlah kamu yang masih memiliki dia yang kamu cinta dan mencintaimu di kampung halaman.

Jumat, 20 Februari 2015

Transportasi di Sumatera Barat



Setelah sebelumnya gue nulis soal masakan Sumbar yang ajib, kali gue mau nulis soal transportasi umum di sana. Seperti yang selalu didengung-dengungkan ortu gue, kemudahan transportasi di Sumbar adalah sebuah mitos.

Salero Urang Awak



Jalan-jalan kemana pun wajib icip makan masakan lokal. Apalagi kalau ke Sumatera Barat yang udah terkenal di mana-mana kulinernya. Siapa sih di Indonesia yang nggak tau rendang? Dan sebagai Sumateran tulen, makanan yang paling "kena" di lidah gue ya masakan Padang. Gulai santan nan kental udah jelas yang paling oke.

Minggu, 15 Februari 2015

Panasnya Kota Padang


Sebelum gue bahkan menginjakan kaki di Sumatera Barat, ortu udah kompakan bilang kalau gue ga bisa semau-maunya melancong. Bukan cuma soal transportasi umum di Sumatera Barat yang udah pasti nggak semudah di Jakarta, tapi juga soal keamanan. "Di Padang tuh rawan, banyak copet, banyak jambret," kata mereka. Well, I know that's not a hoax!

Jumat, 13 Februari 2015

Pengingat di Kota Bukittinggi



Bukittinggi adalah kampung halaman bokap gue. Yang masih gue inget tentang rumah bokap di sini adalah angsa-angsa putih yang berenang dan gue melihat mereka dari atas rumah panggung bokap. Itu duluuuu sekali. Saking lamanya kenangan itu kadang-kadang gue ragu apa benar angsa-angsa itu nyata. Hahaha.

Senin, 02 Februari 2015

Anak Daro di Istano Basa Pagaruyung Batu Sangkar



Sekitar jam setengah 2 siang, gue dan ortu berangkat dari Lembah Harau menuju destinasi selanjutnya: Pagaruyung Palace alias Istano Basa Pagaruyung di Batu Sangkar. Nyokap udah nego sama sopir mobil colt untuk nganter kita sekalian ke Istana. Biaya kesepakatan Rp 400.000, dengan destinasi akhir di rumah adik Bokap di Payakumbuh.

Sabtu, 31 Januari 2015

Hello Harau!


Sulit untuk menulis sesuatu yang informatif tentang acara jalan-jalan gue di Sumatera Barat kali ini. Terutama mengenai transportasi untuk mencapai lokasi wisata. Sejak awal orangtua gue udah mendoktrin bahwa transportasi umum di kampung ga seperti di Jakarta. Kemudahan adalah sebuah keniscayaan. Jangan bermimpi pergi ke sebuah terminal dan berharap bisa menemukan bis ke mana saja; seperti yang selalu gue lakukan di Jakarta.

Bukit Songgeng Dekat Rumah


13 Januari 2015. Destinasi gue di Sumatera Barat dimulai dari bukit dekat rumah. Penduduk lokal menyebutnya Bukit Songgeng. Udah gue coba search di google tapi ternyata Bukit Songgeng ga terdeteksi. Mungkin saking banyaknya bukit di Sumatera Barat kali ya.

Jumat, 30 Januari 2015

Second Flight: Kok Gue Ga Diminta Pilih Minuman?



Kemaren, untuk ke 2 kalinya gue naik pesawat. Tiket yang dibeli untuk maskapai Lion Air, tapi sehari sebelum berangkat dapet sms dari Lion kalau penerbangan dialihkan ke maskapai Batik Air. Tadinya gue pikir bakal dapet perbandingan antara 2 maskapai walau Lion dan Batik sodaraan. Plus gue juga mau buktiin komplen orang-orang soal Lion; pramugari jutek, sering delay ga jelas, de el el...

Senin, 12 Januari 2015

Jalan Lintas Sumbar-Riau yang... Subhanallah


Hanya bisa mengucap, "subhanallah!". Ya Allah, indah banget yang saya lihat tadi sepanjang perjalanan lintas Riau-Sumatera Barat. Amazing!

Minggu, 11 Januari 2015

Jumat, 02 Januari 2015

Jobless


Jadi gue memulai tahun ini dengan status baru. Bukan dari single jadi menikah, tapi dari bekerja jadi jobless alias pengangguran. Hohoho. Tanggal 31 Desember 2014 kemarin memang jadi akhir status gue sebagai karyawan S***na D**a.

Gue dan Hallyu... (Part 2 : Kpop)

Beberapa minggu sebelum ke Bali, entah dapet ilham dari mana, gue mulai browsing soal Lalisa Manoban. Ujung-ujungnya gue menonton...