Postingan

Menampilkan postingan dari 2015

Tentang Limit

Gambar
Mari kuberitahu satu hal tentang diriku. Ini sebuah rahasia kecil yang bahkan diriku pun baru menyadarinya. Kamu tahu, jemari kakiku akan menekuk ke bawah saat aku merasa tidak nyaman di sebuah tempat.

Tentang Mengucapkan Selamat Natal

Gambar
Selamat natal.... Kali ini saya tanpa ragu mengucapkan selamat natal kepada teman saya yang beragama kristen.

Ngendon di Resort Prima Anyer

Gambar
Yeayyy, it's my second solo travelling! Dan tercapai juga jalan-jalan ke pantai setelah edisi liburan ke Jogja awal Agustus lalu.

Poster Sepak Bola

Gambar
Sebelum website Ripro ready, karya gue yang satu ini mejeng di sini dulu deh. Ini poster menyambut Big Match antara Manchester City versus Liverpool yang bakal kick off Minggu dini hari.

Yang Annoying di Spectre

Gambar
Petualangan James Bond, sang mata-mata Britania, berlanjut di Spectre. Baru Rabu kemaren nonton dan... harus dikatakan, mengecewakan di beberapa bagian.

Tentang Cara Semesta Bekerja

Gambar
Aku diam, kamu diam. Aku menjauh, kamu menjauh. Apakah begini cara dunia bekerja?

Tentang Jawaban Belum

Gambar
Konon ada tiga jawaban dari Tuhan atas do'a-do'a hambanya: ya, tidak dan belum. Dan kali ini do'a saya pada-Nya sepertinya dijawab "belum".

Get It?

Gambar
Tadi pagi di Radio Jak FM, Ronal dan Tike ngebahas kata-kata kekinian yang bikin sebel ngedengernya. Tau sendiri kan sekarang banyak kata-kata gaul plus istilah-istilah populer yang berkembang-biak berkat media sosial. You name it; baper, anjiir, anjay, vroh, vangke, eksis, leh uga, lucuk, gilak, dan sebagainya, dan seterusnya.

The Awkward Moment

Gambar
Kampus gue mah kampus sejuta umat, kok dibikin joke sih? Mana ada sih UGM, UI, UNPAD, Trisakti dan UPH yang punya cabang dimana-mana. Hahaha. Tenang, bro, gue pura-pura nggak denger kok. Mayan lah yaa, nyelamatin elo dari THE AWKWARD MOMENT. Peace!

Fighter

Gambar
Rasanya ingin terbangun pada masa itu. Saat ruang dan waktu yang kupunya tidak semenyesakkan ini. Ketika bisa kusambut akhir pekan dengan lebih lega. Dan tanpa kekhawatiran tentang hari Senin. Konyol benar mencemaskan hari Senin di Jum'at malam. Konyol benar aku.

Tentang Kesiapan dan Keikhlasan

Gambar
Aku sedang mengingat-ingat apa rencanaku dulu.

Tentang Seorang Pelari

Gambar
Asal kamu tahu, aku adalah atlet lari paling jago seantero bumi. Bidang khususku adalah lari dari kenyataan. Kamu akan kaget berapa banyak situasi yang pernah kutinggal lari karena aku kebingungan. Aku butuh kepastian, dan dengan menyingkir setidaknya aku mendapat jawaban. Setidaknya aku jadi tahu bahwa aku salah menilai gerak-gerik mereka. Aku keliru menarik kesimpulan. Mereka tidak kehilangan aku ketika aku pergi. Dan itulah jawaban yang keperoleh.

Tentang Rasa yang Ingin Kuhalau Pergi

Gambar
Aku lupa kapan tepatnya bisa mendengar suaramu saja di antara riuhnya suara-suara lain. Kalau kamu mau tahu itulah yang membuatmu teridentifikasi sel-sel otakku. Suaramu, ya, suaramu. Aku merasa akrab dengan suaramu. Setidaknya suaramu terdengar sedikit sama dengan suara seseorang yang kukenal. Dan begitu saja aku yang sedang jauh dari keluarga merasa satu langkah lebih dekat dengan rumah.

Beri Aku Arti

Pernahkah kamu merasa begitu tidak berguna? Kamu mencoba segalanya tapi semuanya berakhir gagal. Hanya ibumu, ayahmu, saudaramu dan anakmu yang menjadi sumber kekuatanmu. Di luar itu yang kamu lihat hanyalah bayang-bayang kehampaan.
Bisakah kamu melihat apa yang kulihat? Bisakah kamu meraba apa yang kurasa? Aku merasa kosong dan tidak berguna. Aku merasa rendah diri dan direndahkan. Bisakah kamu... mendengarku?

*It's you

Ketika Air dan Udara Adalah Barang Mewah

Gambar
Kemaren iseng-iseng buka buku Dari Presiden Ke Presiden karya Benny Rachmadi waktu ada gelaran diskon di depan Gramedia. Lembar per lembar gue buka. Ada satu gambar yang cukup menarik perhatian gue dan akhirnya gue potret. Sebuah gambar yang memrepresentasikan seorang rakyat kecil sedang menatap jerigen minyak dan bola lampu sambil berpikir di masa yang akan datang kedua barang tersebut mungkin akan menjadi barang langka.

#INTROVERT Mode On

Gambar
Masih dalam INTROVERT MODE ON, ini ada beberapa gambar yang saya download dari Instagram dengan tagar introvert dan introvertproblem. Mohon maaf untuk yang merasa memiliki gambar-gambar di bawah ini karena saya tidak memberi link sumber. Beberapa gambar di repost lebih dari 1 kali oleh beberapa akun sehingga sulit mengetahui sumber awal gambar-gambar di bawah ini. 
Gambar-gambar ini sangat related dengan saya, dan mungkin juga bagi Anda. Untuk yang ingin melihat lebih banyak gambar-gambar refleksi keintrovertan, bisa buka akun Instagram-nya dan search #introvert atau #introvertproblem.

Sedikit Curhatan Kaum Introvert

Gambar
Baru-baru ini gue baca sebuah artikel tentang keintrovertan. Pada dasarnya gue setuju dengan saran penulisnya, but, hell, rasanya sulit untuk mempraktekannya. Penulisnya bilang jangan jadikan sifat introvert sebagai alasan untuk kita tidak bergaul. Itu sama aja bilang, "saya kan bego," waktu ditanya kenapa nilai ujian kita jelek.

Tentang Kegalauan dan Kekecewaan

Gambar
Antara tanggal 24 April hari Jum'at dan tanggal 27 April hari Senin mungkin jadi 4 hari gue yang paling galau. Dalam kurun waktu itu 3 pekerjaan menghampiri gue. Begitu dekat, menggoda, menjanjikan, tapi belum tersentuh apalagi tergenggam.

Kavita Daswani dan Melina Marchetta

Gambar
Saat gue menyukai sebuah buku, biasanya gue akan mencari karya lain dari penulis tersebut. Senin lalu gue beli 2 buku dari 2 penulis yang buku pertama mereka merupakan favorit gue. Penulis-penulis itu adalah Kavita Daswani dan Melina Marchetta.

The Avangers dan Spiderman

Gambar
Sore tadi gue baru aja nonton film The Avangers : Age of Ultron di Mall Bale Kota Tangerang. Dan selama di dalam studio, gue teringat superhero dari Marvel juga yang filmnya untuk ke sekian kali gue tonton di Trans TV. Yup, Spiderman.

Jingga dan Senja : Dari Mana "Kegilaan" Ini Berawal?

Gambar
Sabtu malam tanggal 18 April 2015, sambil menunggu laga Chelsea kontra Manchester United tayang di TV, saya iseng buka dashbor blogger di netbuk. Dan alangkah kagetnya saya saat melihat statistik penayangan hari ini mencapai angka di atas 150! Wow, ada apa ini?

Ikutan #GueMahGituOrangnya

Gambar
Iseng ah ikutan bikin meme #GueMahGituOrangnya Don't be so serious, gaaaeees!!

Film Filosofi Kopi... Sebuah Review dan Opini

Gambar
Jody (Rio Dewanto) dan Ben (Chico Jerico) bersahabat sejak kecil. Keduanya bekerjasama membangun sebuah kedai kopi bernama Filosofi Kopi; Jody mengurus keuangan sementara Ben berperan sebagai barista yang meracik seluruh menu kopi di kedai tersebut. Jody yang bernaluri bisnis selalu berdebat tentang cara menaikan omset dengan Ben. Berbagai ide Jody selalu ditampik Ben. Mulai dari pasang Wifi di kedai, menggunakan gelas kertas untuk penyajian sampai ide pengurangan karyawan. Cuma satu ide yang akhirnya diiyakan Ben yaitu tidak tutup di jam makan siang.

Kubang Bukan Padang

Gambar
Sumatera Barat adalah sebuah provinsi. Padang adalah salah satu kota di Sumbar yang kebetulan juga merupakan ibukota. Waktu temen saya nge-chat nanya apa saya jadi pulang ke Padang, saya jawab saya pulang kampung ke Kubang bukan pulang ke Padang. Mengiyakan kalau saya pulang kampung ke Padang sama aja kayak saya bilang temen saya itu pulang kampung ke Semarang padahal kampung dia di Banjar. Nggak tepat toh?

Demo Why Me?

Berikut ini adalah video stop motion yang saya buat sebagai nilai tambah lamaran saya ke Tim Generasi 90-an yang lagi buka lowongan untuk posisi Multitasker.





Minang Ekstrovert

Gambar
Orang Melayu itu mayoritas ekstrovert. Setidaknya itulah yang gue liat pas pulang kampung tempo hari. Hah! Apa mestinya gue persempit ulasannya jadi orang Minang/suku Minang? Itulah pokoknya. Hehehe.

Yang Lapang Yang Sempit Di Pekanbaru

Gambar
Sekian tahun dari sekarang, jika keadaannya begini terus, saya rasa Pekanbaru akan menyamai Jakarta. Bukan soal modernitasnya, tapi kesumpekannya. Aw aw aw!

Dia yang Kamu Cinta dan Mencintaimu di Nagari

Gambar
Berbahagialah kamu yang masih memiliki kampung halaman. Dan bersyukurlah kamu yang masih memiliki dia yang kamu cinta dan mencintaimu di kampung halaman.

Transportasi di Sumatera Barat

Gambar
Setelah sebelumnya gue nulis soal masakan Sumbar yang ajib, kali gue mau nulis soal transportasi umum di sana. Seperti yang selalu didengung-dengungkan ortu gue, kemudahan transportasi di Sumbar adalah sebuah mitos.

Salero Urang Awak

Gambar
Jalan-jalan kemana pun wajib icip makan masakan lokal. Apalagi kalau ke Sumatera Barat yang udah terkenal di mana-mana kulinernya. Siapa sih di Indonesia yang nggak tau rendang? Dan sebagai Sumateran tulen, makanan yang paling "kena" di lidah gue ya masakan Padang. Gulai santan nan kental udah jelas yang paling oke.

Panasnya Kota Padang

Gambar
Sebelum gue bahkan menginjakan kaki di Sumatera Barat, ortu udah kompakan bilang kalau gue ga bisa semau-maunya melancong. Bukan cuma soal transportasi umum di Sumatera Barat yang udah pasti nggak semudah di Jakarta, tapi juga soal keamanan. "Di Padang tuh rawan, banyak copet, banyak jambret," kata mereka. Well, I know that's not a hoax!

Pengingat di Kota Bukittinggi

Gambar
Bukittinggi adalah kampung halaman bokap gue. Yang masih gue inget tentang rumah bokap di sini adalah angsa-angsa putih yang berenang dan gue melihat mereka dari atas rumah panggung bokap. Itu duluuuu sekali. Saking lamanya kenangan itu kadang-kadang gue ragu apa benar angsa-angsa itu nyata. Hahaha.

Anak Daro di Istano Basa Pagaruyung Batu Sangkar

Gambar
Sekitar jam setengah 2 siang, gue dan ortu berangkat dari Lembah Harau menuju destinasi selanjutnya: Pagaruyung Palace alias Istano Basa Pagaruyung di Batu Sangkar. Nyokap udah nego sama sopir mobil colt untuk nganter kita sekalian ke Istana. Biaya kesepakatan Rp 400.000, dengan destinasi akhir di rumah adik Bokap di Payakumbuh.

Hello Harau!

Gambar
Sulit untuk menulis sesuatu yang informatif tentang acara jalan-jalan gue di Sumatera Barat kali ini. Terutama mengenai transportasi untuk mencapai lokasi wisata. Sejak awal orangtua gue udah mendoktrin bahwa transportasi umum di kampung ga seperti di Jakarta. Kemudahan adalah sebuah keniscayaan. Jangan bermimpi pergi ke sebuah terminal dan berharap bisa menemukan bis ke mana saja; seperti yang selalu gue lakukan di Jakarta.

Bukit Songgeng Dekat Rumah

Gambar
13 Januari 2015. Destinasi gue di Sumatera Barat dimulai dari bukit dekat rumah. Penduduk lokal menyebutnya Bukit Songgeng. Udah gue coba search di google tapi ternyata Bukit Songgeng ga terdeteksi. Mungkin saking banyaknya bukit di Sumatera Barat kali ya.

Second Flight: Kok Gue Ga Diminta Pilih Minuman?

Gambar
Kemaren, untuk ke 2 kalinya gue naik pesawat. Tiket yang dibeli untuk maskapai Lion Air, tapi sehari sebelum berangkat dapet sms dari Lion kalau penerbangan dialihkan ke maskapai Batik Air. Tadinya gue pikir bakal dapet perbandingan antara 2 maskapai walau Lion dan Batik sodaraan. Plus gue juga mau buktiin komplen orang-orang soal Lion; pramugari jutek, sering delay ga jelas, de el el...

Jalan Lintas Sumbar-Riau yang... Subhanallah

Gambar
Hanya bisa mengucap, "subhanallah!". Ya Allah, indah banget yang saya lihat tadi sepanjang perjalanan lintas Riau-Sumatera Barat. Amazing!

Pertama Kali Naik Pesawat

Gambar
Hari Kamis, 8 Januari 2015, untuk pertama kalinya gue naik pesawat terbang. Yiiihaaa!!!

Jobless

Gambar
Jadi gue memulai tahun ini dengan status baru. Bukan dari single jadi menikah, tapi dari bekerja jadi jobless alias pengangguran. Hohoho. Tanggal 31 Desember 2014 kemarin memang jadi akhir status gue sebagai karyawan S***na D**a.