Minggu, 16 Februari 2014

Serendipity

No, I can't spell it out for you.

Cerita yang sudah berusia 3 tahun. Bukannya sampe saat ini aku masih sering mengingat orang itu, tapi hari ini, melihat plang perusahaannya dulu udah raib di ruko perumahan di seberang tempat aku kerja dulu, aku tahu, ada yang lain. Ada sebuah perasaan tak enak mengganjal di hati. Betapapun sudah beberapa orang datang dan pergi dalam benakku, tapi orang itu lain.

Perasaanku padanya memang sudah tidak seperti dulu. Tapi aku lebih senang karena mengetahui bahwa aku tahu di mana aku bisa menemukan orang itu. Pengetahuan itu membuatku merasa cukup lega. Tapi sekarang, aku sama sekali tidak tahu. Where is he? Ada beberapa orang yang mungkin bisa memberi informasi tentang keberadaannya ataupun tentang perusahaannya, tapi orang-orang itu, terus terang saja, bukan orang-orang yang ingin kuajak mengobrol. Terutama mengobrol tentang dia.

Where are you, dear? Can we will meet again? That is serendipity.