Sabtu, 31 Januari 2015

Bukit Songgeng Dekat Rumah


13 Januari 2015. Destinasi gue di Sumatera Barat dimulai dari bukit dekat rumah. Penduduk lokal menyebutnya Bukit Songgeng. Udah gue coba search di google tapi ternyata Bukit Songgeng ga terdeteksi. Mungkin saking banyaknya bukit di Sumatera Barat kali ya.

Tapi begitulah penduduk sekitar memanggilnya: Bukit Songgeng. Bukitnya beriris-iris seperti irisan kue bolu. Untuk mencapai puncaknya sudah ada jalan rintisan berbatu. Di kaki bukit terbentang sawah yang menghijau. Pohon-pohon kelapa menjulang tinggi. Bunga-bunga liar tumbuh di sana-sini. Sementara di puncak bukit, seperti kata nyokap, ditanami pinus oleh manusia.

That's true! Gue mendaki bukit bareng nyokap! Dan bokap juga. Tapi bokap turun duluan karena ga kuat.

Biarpun rada bikin ngos-ngosan tapi gue rasa gue bisa mencapai puncak tertingginya. Cuman gue ga tega aja sama nyokap kalau maksa nyampe puncak. Next time kali yah. Mendaki sampai atas, merambah ke bukit-bukit lain. Melihat hijaunya kampung halaman dari ketinggian.

Suasana yang tenteram cenderung sepi, meskipun ada beberapa rumah warga berdiri di sekitar kaki bukit, bikin gue ngerasa... enough! Cukup, jangan dijadikan area wisata. Karena manusia cenderung norak, dan sering kali merusak. Mereka gemar membuang sampah di areal hijau dan masih mengaku sedang menyatu dengan alam. Ups, nyinyir. Hahaha.

Caliaklah foto-fotonyo! (Lihatlah foto-fotonya!)






Girl Group Kpop In My Opinion

Right now it’s SNSD, tomorrow it’s SNSD, forever it’s SNSD, I love You. I won’t let you go, Mamamoo. Familiar dengan slogan in...